Kanker leher rahim atau serviks adalah, satu-satunya kanker yang diketahui penyebabnya. Karena itu, kanker ini tentu bisa dicegah. Namun mengapa kanker ini masih menyebabkan 20 perempuan di Indonesia meninggal setiap hari? Berikut ini fakta tentang kanker serviks.
*.Kanker serviks disebabkan oleh virushuman papilloma(HPV). HPV tipe 16 dan 18 adalah penyebab kanker serviks terbanyak.
*.Penularan paling sering melalui kontak seksual: Penetrasi vaginal maupun anal, kontak jari dengan vagina atau anal.
*.Perjalanan pra-kanker menuju kanker serviks butuh waktu 3-17 tahun sehingga sebenarnya setiap perempuan punya banyak waktu untuk mencegah dan mendeteksi dini.
*.Kebanyakan infeksi awal HPV dan kanker serviks stadium dini tidak menimbulkan gejala sedikitpun, sehingga penderita tidak tahu bahwa dia telah terinfeksi dan masih bisa menjalani aktivitas tanpa terganggu.
*.Ketika sudah terdiagnosis kanker serviks, biaya pengobatan yang diperlukan Rp 40 hingga Rp 50 juta.
*.Vaksinasi terbukti efektif mencegah kanker serviks.
*.Menurut studi, tiga dosis vaksin memberi perlindungan 98 persen terhadap pertumbuhan sel pra-kanker pada leher rahim.
Beginilah analogi cara kerja vaksin: Virus masuk ke “teras rumah” sementara antibodi berada di “dalam rumah.” Dengan vaksin, jumlah antibodi Anda bertambah banyak dan vaksin sekaligus memerintahkan antibodi untuk pergi ke “teras rumah” Anda mengusir virushuman papilloma.
“Sudah 45 jenis kondom diteliti dan hasilnya tidak bisa mencegah kanker serviks,” kata Dr. Sigit Purbadi, SpOG(K), pendiri Inisiatif Kanker Serviks Indonesia (IPKASI). Salah satu faktornya karena penyebaran virus tidak hanya melalui penetrasi seksual tetapi bisa terjadi melalui kontak kulit ke kulit di area genital. Bahkan pada perempuan yang sudah pernah terkena kanker serviks atau pra-kanker, vaksinasi masih perlu dilakukan karena sel-sel lain yang masih sehat perlu dilindungi.
Selain vaksinasi, deteksi dini melalui Papsmear penting dilakukan secara rutin. Pemeriksaan tersebut membantu dokter menemukan sel pra-kanker. Jika terdeteksi pada tahap pra-kanker atau kanker serviks stadium awal, kemungkinan besar bisa disembuhkan.
Vaksinasi berlaku untuk setiap wanita mulai usia 10 tahun. Dan bagi perempuan dengan status seksual aktif, Papsmear secara berkala mutlak dilakukan.
No comments:
Post a Comment