31/12/2014

Persalinan di Rumah Lebih Berisiko !.

Jumlah persalinan rumahan di Amerika Serikat meningkat pesat selama datu dekade terakhir. Sebuah penelitian besar yang memakai data Centers for Disease Control tentang 14 juta kematian neonatal, kematian bayi yang terjadi saat baru dilahirkan sampai 28 hari setelah persalinan. Hasilnya, jumlah kematian neonatal pada persalinan rumah jauh lebih besar dibandingkan persalinan di rumah sakit.
Para peneliti New York-Presbyterian/Weill Cornell Medical Center menemukan bahwa tingkat kematian neonatal dengan bantuan bidan rumah sakit berkisar 3,2 per 1.000 kelahiran hidup dan 12,6 kematian di persalinan rumah yang dibantu bidan. Kematian neonatal pada persalinan di rumah menjadi lebih besar pada ibu yang baru pertama kali melahirkan, yakni 21,9 per 1.000 kelahiran hidup. "Risikonya meningkat sekitar 7 kali lipat jika persalinannya adalah yang pertama bagi ibu dan meningkat menjadi 10 kali lipat pada kelahiran di bawah 41 minggu, kata Amos Grunebaum, penulis penelitian itu.
Berdasarkan data kelahiran tahun 2012, para peneliti menyimpulkan bahwa jika persalinan di rumah dengan bantuan bidan meningkat 10 persen per tahun seperti sekarang ini, diperkirakan kematian neonatal pada persalinan rumahan dengan bantuan bidan bisa mencapai 32 per 1.000 kelahiran hidup pada 2016.
Berdasarkan temuannya itu, para penulis studi, Amos Grunebaum, Kate Sapra, dan Frank Chervenak, menyatakan bahwa para dokter memiliki kewajiban etis untuk mengemukakannya kepada pasien yang berencana bersalin di rumah dan merekomendasi untuk tidak melakukannya. Di sisi lain, rumah sakit juga harus menciptakan suasana persalinan yang ramah dan nyaman. Kedua hal ini biasanya yang mendorong para ibu merencanakan melahirkan di rumah.
Penelitian ini direncanakan akan dilaporkan dalam The Pregnancy Meeting, pada 7 Februari 2014, di New Orleans. The Pregnancy Meeting adalah pertemuan tahunan Society for Maternal-Fetal Medicine, sebuah organisasi para ilmuwan dan dokter yang bertujuan mengoptimalkan kesehatan kehamilan dan persalinan.t

No comments:

Post a Comment